Go to Forum New

Ascent of the Archons

Ascent of the Archons
(Kenaikan Para Archon)


Pertemuan Gelap
(The Dark Summit)


------------###----------


Di Planet Elan,
        Sesosok tubuh bersimpuh di hadapan makhluk raksasa di depannya. Ia berkata,

        Tuan Dagnu, semua telah siap!.
       
        Dengan suara berat, Dagnu bertanya, Bagaimana dengan tamu-tamu kita?

        Herodian itu menjawab, Tidak lama lagi, Tuankusebagian mereka datang dengan transportasi dari Kartella. Mereka akan tiba segera.

        Pemimpin para Herodian itu kembali bertanya, Apakah para Kartella dapat dipercaya?

        Yang ditanya menjawab, Para Kartella melayani siapapun yang dapat membayar mereka. Kita tidak perlu takut mereka akan membocorkan pertemuan ini kepada Tiga Bangsa!

        Mendengar itu, Dagnu mengangguk, Bagus, Penasihat! Sambutlah merekapertemuan ini harus berjalan lancar.

        Sang Penasihat Herodian kembali menunduk, Baik, Tuan Dagnu! Semua akan berjalan seperti yang Tuanku inginkan!


------------###----------


Sementara itu,
        Kapal angkasa Kartella meluncur di angkasa yang gelap. Biasanya mereka mengangkut para Pejuang Cora, Bellato dan bahkan Accretia menuju Elan dan Ether. Kali ini berbeda,

        Seorang  wanita dengan rambut putih berdiri dan kulit keabu-abuan, tengah memandang ke luar jendela. Ia memiliki mata biru laut. Lalu seseorang memanggilnya,

        Kakak, apa yang sedang Kakak pikirkan? Makhluk itu berpaling pada wanita lain yang serupa dengannya, namun lebih muda.

        Aku sedang mengingat masa lalu, Freysca,

        Wanita yang dipanggil Freysca, menyahut, Jangan terlalu dipikirkan, Kak

        Tidak bisa, jawab wanita tersebut, Kita berdua telah menyaksikan kekejaman dari Tiga Bangsa. Kita harus bertindak sekarangkalau tidak seluruh bangsa Calliana akan punah,

        Aku Treysca, Ratu Calliana (Calliana Queen) takkan membiarkan hal itu terjadi!

        Calliana muda di sebelahnya hanya menarik nafas, Kita takkan pernah bisa melupakannya, kak. Namun Tiga Bangsa terlalu kuat

        Treysca menegaskan, Pertemuan ini akan memberi kita kesempatan!

        Aku tidak mempercayai para Herodian, kak! ujar Freysca, Apa tujuan mereka mengadakan pertemuan ini kitapun tidak tahu

        Ratu Calliana itu memotong, Yang aku tahu hanyalah mereka mengadakan pertemuan ini bagi mereka yang memusuhi Tiga Bangsa. Itu cukup bagiku! Sebagai seorang Putri, kau tidak boleh mempertanyakan keputusanku, mengerti?

        Calliana muda itu kembali menarik nafas, Ya, Yang Mulia! Saat pembicaraan mereka selesai, kapal transport telah mendarat di Elan pada sebuah terminal yang dirahasiakan.


------------###--------


        Begitu kapal mendarat, sebuah pasukan Herodian telah menanti mereka. Pasukan itu terdiri dari Spell, Warrior dan Little Lazhuwardian  Para Warrior mengacungkan pedang mereka ke atas langit. Mereka berbaris teratur dan rapi. Herodian lain yang lebih tegap menanti di dekat terminal tersebut. Pintu pesawat membuka dan kontingen Calliana turun.

        Ratu Treysca dan Putri Freysca membawa beberapa Calliana Atroc, Crue dan Archer yang menjaga mereka. Begitu kedua kelompok mendekat, sang Wazir Herodian menyambut,

        Selamat datang di Elan, Yang Mulia Treysca! Ia juga mengangguk kepada Calliana lainnya, Tuan Putri, Selamat datang juga

        Terima kasih, jawab Ratu Calliana itu ketus, Bisakah kita potong basa-basi ini? Sebaiknya kita menuju ke tempat pertemuan,

        Tentu, Yang Mulia! Mari ikuti saya! Begitu para Calliana berjalan, pasukan Herodian segera mengapit mereka pada sisi kanan dan kiri, sehingga yang diapit berada di tengah. Mereka terus berjalan hingga tiba di tujuan mereka.


------------###--------

        Mereka tiba di sebuah balairung yang besar dan kini dipenuhi oleh berbagai macam makhluk yang terdapat di Novus. Para Vafer, Novajan, Belphegor, Passer dan Hobo hadir dalam pertemuan itu, dan memisahkan diri sesuai ras mereka. Di lain pihak, monster-monster yang menakutkan seperti Dagan dan Dagon juga hadir. Namun mereka semua tidaklah berarti dibandingkan dengan Dagnu yang hampir memenuhi separuh ruangan itu. Tak urung, para undangan juga membicarakan kehadiran Pemimpin Tertinggi Herodian pada pertemuan itu.

        Tanpa menghiraukan apapun, Treysca mengamati sekitarnya hingga ia menemukan sekelompok Metal Elf. Salah satu dari mereka mendatanginya dan berkata,
       
        Treysca, rupanya kau datang juga! Senang sekali melihatmu!

        Ratu Calliana itu menjawab dingin, Pangeran Neto, kau juga diundang,

        Tentu saja! jawab elf berkulit ungu itu, Ini mengenai Tiga Bangsa bukan? Kita tidak boleh membiarkan mereka bertindak sewenang-wenang! Makanya aku menghadiri pertemuan ini!

        Treysca hanya mendesah, Sudah kudugakalau begitu, sampai bertemu nanti di pertemuan, Tanpa menghiraukan ekspresi itu, Neto membalas,

        Ya, sampai nanti! Begitu Metal Elf tersebut pergi, Freysca menegur,

        Kak, jangan begitu pada Pangeran Netobukankah kita mengenalnya dengan baik,

        Calliana yang lebih tua menukas, Tidak berarti, aku harus baik kepadanya Sebelum mereka sempat bertengkar, Wazir Herodian berseru dengan suara lantang,

        Saya memohon agar para undangan untuk berkumpul! Pertemuan kita akan segera dimulai! Treysca dan kelompoknya segera berkumpul dan duduk di tempat masing-masing. Mereka berkumpul di sebuah meja pualam yang cukup besar untuk semua. Para Herodian diwakili oleh Wazir, berada di ujung dan tepat di bawah Dagnu. Para Calliana berada di sebelah kiri, setelah para Metal Elf dan Novajan dan berhadapan dengan kelompok Vafer.


------------###--------


        Tak lama kemudian, pertemuan itupun dibuka dengan curhat masing-masing ras, terutama para Vafer.  Seekor Vafer King yang bertubuh besar berkata,

        Beberapa bulan yang lalu, kakakku terbunuh dengan kejam oleh para kaleng besi itu! Menurutku ini sudah keterlaluandan tidak bisa dibiarkan! Kaumku menuntut pembalasan dendam!

        Tunggu dulu! sergah seekor Snatcher, Kawananku juga dibantai oleh para kate itu! Jangan kau kira hanya kaummu saja! Kaum Snatcher juga sering dianiaya! Jadi kami juga ingin balas dendam!

        Salah Semua berpaling pada Passer, Kaum Passerlah yang berhak balas dendam! Kalau perlu, kaum Bellato dan Cora juga harus ditumpas! Tak lama kemudian, pertemuan itupun berubah menjadi perdebatan.  Dagnu memperhatikan apa yang terjadi di bawah dengan acuh tak acuh.  Dagon tertawa seperti orang bodoh, sementara Dagan hanya menyeringai.

        Di lain pihak, para Calliana dan Metal Elf hanya diam. Melihat hal itu, Freysca bertanya pada kakaknya, Kakak tidak angkat suara?

        Biarkan para bodoh itu berdebat tanpa tujuan, sahut Ratu Calliana itu, Kita takkan merendahkan diri seperti itu!

        Wah, benar-benar jempolan! celetuk Neto tanpa ditanya. Treysca hanya mengangguk saja.


        Wazir Herodian membiarkan debat tersebut untuk beberapa saat, sebelum ia berseru,

        Tuan-tuan, tolong tenang dulu Untuk sesaat, keadaan menjadi tenang dan iapun melanjutkan,

        Kita sudah mendengar masing-masing pihak tentang Tiga Bangsa. Pertanyaannya adalah apa yang harus dilakukan dengan itu? Seketika itu juga, keaadan menjadi riuh dan semuanya berbicara tetapi tak beraturan. Melihat itu, Sang Herodian menggelengkan kepalanya. Kemudian ia berpaling pada para Calliana dan Metal Elf di samping kirinya.

        Yang Mulia tidak ingin menyampaikan sesuatu? tanyanya. Dengan tenang, Treysca membalas,

        Seorang ratu takkan mengangkat suaranya di tengah-tengah kumpulan orang-orang bodoh, Mendadak, semua terdiam dan menatap Ratu Calliana tersebut.

        Pemimpin Kaum Vafer berteriak, Apa katamu? Beraninya menghina kaum Vafer!
       
        Benar sekali! timpal pemimpin Kaum Snatcher, Jangan kira karena kalian cantik, jadi bisa berkata seenaknya!

        Salah satu Crawler/Novajan berseru, Kami menuntut permintaan maaf sekarang juga!

        Treysca menatap mereka satu-persatu, sebelum berucap, Kalau aku menolak bagaimana?

        Lancang kau!! Salah seekor Vafer Barbar mencelat ke arah para Calliana seraya mengayunkan kampak besarnya. Tiba-tiba sesosok tubuh menghalanginya dan menangkis serangannya dengan sebuah senjata penjepitternyata itu adalah Freysca. Keduanya terpental jauh. Sebelum yang lain menyerang, para Metal Elf segera menodongkan senjata mereka. Neto sendiri telah menghunus sebuah belati besar dan memberi mereka tatapan maut,

        Jangan macam-macamSaat yang sama terdengar suara geraman pelan tapi pasti. Geraman tersebut keluar dari Dagnu. Melihat hal tersebut, semua pihak yang bertikai terpaksa menahan dirimereka tidak ingin merasakan murka dari Dagnu. Dagan dan Dagon terlihat gelisah.

        Kembali  sang Wazir Herodian mengingatkan, Hadirin sekalian, tolong tahan diri kalian. Jangan membuat Tuan Dagnu murkatentunya kalian tidak suka itu, Setelah keadaan menjadi tenang, Herodian itu berkata pada para Calliana,

        Mungkin Yang Mulia bersedia menjelaskan sesuatu?


------------###--------



        Dengan penuh kemenangan, Treysca bangkit dan melayangkan pandangannya pada sekitar. Ia berkata,
       
        Sebelumnya, izinkan saya meminta maaf atas ucapan saya tadi. Saya tidak bermaksud mengatakan semua yang hadir di sini bodoh, tetapi kita telah melakukan tindakan yang bodoh. Bangsa Accretia, Bellato dan Cora adalah pendatang di sektor Novus. Mereka telah memerangi dan membunuhi banyak kawan-kawan kita, termasuk kami. Bangsa Calliana mengenal hal itu dengan baik,

        Kita tidak bisa melawan mereka karena mereka lebih kuat dan bersenjata lebih baikkita tidak bisa melawan mereka sendirian, namun dengan bersama

        Tunggu dulu salah seekor Vafer menyela, Kau mengusulkan sebuah persekutuan?

        Pemimpin Calliana itu menjawab dengan mantap, Ya! Sebuah persekutuanAccretia, Bellato dan Cora tengah bertempur untuk jadi yang terkuat di Novus. Kita bisa memanfaatkan ini dengan menciptakan suatu persekutuan diantara kita masing-masing. Bila mereka melemah, kita akan mengambil kesempatan itu Semua yang hadir mulai memperbincangkan usulan tersebut. Sang Wazir berkomentar,

        Itu suatu ide bagus, bagaimana dengan yang lain?

        Tanpa diminta, Pangeran Neto menimpali, Para Metal Elf mendukung usulan Ratu Treysca sepenuhnya! Kemudian Belhagoz dari kaum Belphegor menambahkan,

        Kaum Belphegor setuju dengan usul tersebut Lalu sang Wazir berkata,

        Kalau begitu, marilah kita ambil suara untuk menentukan siapa yang setuju atau tidak! Dari semua yang hadir, hanya kaum Vafer yang menentang. Selebihnya menyetujui usulan Treysca.

        Wazir Herodian menambahkan,Jadi semua sepakat bahwa persekutuan antar makhluk-makhluk di Novus adalah jalan terbaik untuk menghadapi dominasi Bangsa Accretia, Bellato dan Cora. Bagaimana dengan kaum Vafer?
       
        OK, Kaum Vafer akan mendukung usulan tersebut sahut salah seekor Vafer terbesar, Sekarang siapa yang akan menjadi pemimpin persekutuan tersebut?

        Wazir berujar, Tentunya yang mempunyai usulan tersebutsaya selaku wakil Herodian, mengusulkan Ratu Treysca menjadi pemimpin Persekutuan Novus! Ada yang menentang? Para Vafer, Crawler, Belphegor terpana, namun mereka melihat Dagnu seperti mengangguk. Mau tidak mau, merekapun setuju.

        Baiklah, kata Herodian itu melanjutkan, Dengan demikian, pertemuan ini memutuskan bahwa Ratu Treysca dari Calliana akan menjadi pemimpin persekutuan kita.

        Treysca sendiri membungkuk dengan hormat, Bila demikian, saya berjanji tidak akan mengecewakan yang hadir di sini. Saya akan memimpin persekutuan ini sampai Tiga Bangsa punah! Serentak, semua di situ menyatakan persetujuan mereka dengan meraung (bagi yang tidak punya tangan) dan tepuk tangan. Bahkan Dagnu berdehem untuk menyatakan persetujuannya. Sang Wazir berkata,

        Bagus, sebelum kita mengatur strategi perkenankanlah saya untuk memperkenalkan tamu-tamu kita yang sudah datang dari tadi, Beberapa sosok  memasuki ruangan dan mendapatkan reaksi keras dari yang hadir

        Mereka desis Freysca terkejut. Ratu Calliana sendiripun terpana melihat kehadiran tamu-tamu itukarena mereka adalah para Pemberontak (Turncoats). Serentak, para Vafer, Snatcher dan Crawler mengarahkan senjatanya kepada kelompok para Pemberontak. Kelompok itu dipimpin oleh seorang Accretia berzirah putih namun ukurannya lebih besar dari yang lain. Tak ketinggalan juga, Nobuseri, Maeve, Titania dan para pembunuh berantai seperti Smiley, Erzebet dan Calico Jack. Melihat respons bermusuhan, merekapun bersiap untuk mempertahankan diri.


        Treysca menatap pada Wazir Herodian dengan tajam, Apa maksudnya ini? Mengapa para pengkhianat ini hadir dalam pertemuan?


        Jangan salah paham, Yang Mulia! kata Herodian itu menjelaskan, Kami mengundang para Pemberontak sebagai pengamattidak ada maksud lain. Lagipula, mereka semua telah dibuang oleh Bangsa masing-masing. Lalu Accretia besar itu berkata,

        Namaku Lord Blacksidepemimpin tertinggi para Pemberontak! Kami hanya pengamat, bukan mata-mata. Namun setelah mendengar pidatosang Ratu, kami tertarik untuk menawarkan bantuanbagi persekutuan muda ini

        Seekor Vafer menyergah, Satu-satunya bantuan yang dapat kalian berikan adalahmati di tangan kami!

        Neto menambahkan, Bangsa kalian bertanggung jawab atas pemusnahan berbagai makhluk di Novus ini. Jangan kira kalian tidak bersalah karenanya!

        Belhagoz berujar, Apa yang kalian dapat bantu? Kalianpun sudah dibuang oleh masyarakat kalian dan kalian hanya para perampok yang berjuang untuk hidup

        Maeve menanggapi, Suatu komentar pedas Namun Lord Blackside segera memotongnya,

        Ah, memang benar kami sudah terbuang. Tetapi kami masih memiliki koneksi ke dalam masyarakat kamiyang tentunya akan berguna bagi kalian. Biar kujelaskan, kalian tidak akan menang bila berhadapan dengan Tiga Bangsa di medan perang terbuka, tetapi bila menggunakan penyusupan

        Kau mengharapkan kami menggunakan cara licik? teriak Neto.

        Kami hanya realististetapi itu terserah pada Yang Mulia sendiri, kata Accretia Pemberontak itu mengingatkan. Semua berpaling pada Treysca, yang nampak menahan amarah dalam wajahnya. Freysca merasa khawatir melihat kakaknya. Untuk sesaat, Ratu Calliana itu nampak murkatetapi mulutnya mengucapkan pertanyaan,

        Mengapa*sensor* sepertikalianmenolongkami?

        Untuk balas dendam, jawab Blackside, Sama sepertimu yang ingin membalas dendamkita dapat saling membantu. Kau dapat yang kau inginkan, begitu juga kami  Wazir Herodian hanya diam saja; ia memperhatikan keduanya. Freysca berkata,

        Kakak Treysca mengangkat tangannya, sebelum ia melanjutkan,

        Keinginanku hanyalah menghancurkan bangsa Accretia, Bellato dan Cora seutuhnyajika itu membutuhkan jiwa ragaku, maka aku bersedia melakukannya! Baiklah, para Pemberontak! Usulan kalian diterima! Semua yang mendengarnya terkejut, tetapi Ratu Calliana itu melanjutkan,

        Jangan salah paham! Kami tidak menerima kalian sebagai sekutu, namun hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan kami! Maka urusan kita akan selesai setelah bangsa kalian enyah dari Novus! Kau setuju, kaleng rongsokan?

        Blackside menjawab datar, Biarlah demikian, setidaknya kita menemukan kesepakatan! Mendengar itu, Treysca mengangguk puas.  Kemudian seekor Vafer bertanya,

        Kau percaya para pengkhianat ini?

        Tidak, jawab Calliana itu ketus, Aku tidak percaya mereka; yang aku percaya adalah tujuan kita saat ini sama! Maka kalian akan membiarkan para pemberontak inimengerti? Jawaban itu ditanggapi dengan geraman oleh para Vafer. Lagipula, Dagnu tidak bereaksi apapun atas apa yang terjadi. Treysca melanjutkan,

        Kini, mari kita bicarakan strategi untuk menghadapi mereka Selagi semuanya sibuk, Wazir Herodian berbicara secara telepati pada tuannya,

        Pertemuan ini menarik, Tuanku. Tak disangka, makhluk-makhluk ini mampu bersekutu satu dengan yang lainnya.

        Benar sekali, Wazir. ujar Dagnu, Ini mengingatkanku pada persekutuan terakhir yang kita hadapiapa namanya?

        Persekutuan Taurus, Tuankuinipun akan bernasib sama seperti mereka. Biarkan makhluk-makhluk rendahan ini saling bertikai dengan bangsa Accretia, Cora dan Bellato. Begitu semuanya selesai, kita akan memetik hasilnya


------------###--------


Catatan: Baiklah, setelah 3 bulan beristirahat saya mulai fanfic baru lagi. Mungkin ini tidak biasa melihat para critter (makhluk) yang biasa kita temui di RF Online tiba-tiba mengadakan konferensi tingkat tinggi.
Bagi saya ini hanya selingan setelah berkali-kali kita melihat Accretia, Bellato dan Cora.  Makhluk2 yang hadir di sini adalah Calliana, Metal Elf, Crawler, Snatcher, Vafer, Belphegor, Hobo, Vasser dan Herodian/Lazhuwardian. Tetapi para tokoh2 pada Scions akan muncul lagi.

Saya memilih para Calliana karena menarikkita tunggu saja lanjutannya ya.
Fav Share
Kayzer76th

Di Tengah Chip War

(In the Midst of the (Chip) War)

------------###----------

Crag Minetempat yang paling disengketakan di seluruh Novuspusat dari pertarungan tiada akhir antara  Bangsa Accretia, Bellato dan Cora. Di tempat inilah semua bangsa menambang Ore dan Holymental yang berharga. Ore adalah komoditi berharga di alam semesta. *sensor*onomian Tiga Bangsa berkisar pada benda yang satu ini. Sementara Holymental adalah logam berharga yang diperlukan untuk keperluan sehari-hari Tiga Bangsa. Holymental juga merupakan racun bagi Bangsa Herodian. Tetapi hal itu tidak mencegah para Herodian untuk berada di sekitar Crag Mine.
Sekelompok Warrior dan Little Lazhuwardian mengitari Crag Mine. Para Accretia, Bellato dan Cora biasanya mengacuhkan mereka dan begitu pula sebaliknya. Namun kali ini berbeda

Salah seorang Little Lazhuwardian mengamati sesuatu; ia melihat para Bellato  pada arah Timur Laut.  Dengan hati-hati, makhluk itu mengeluarkan sebuah komunikator dan berkata,

Yang Mulia! Komandan! Kami melihat para Bellato ada di arah Timur Lautsepertinya tim pengintai untuk Chip War. Apa perintah selanjutnya? Komunikator tersebut diam sesaat, sebelum berbunyi,

Biarkan dulu untuk sementaratugas kalian adalah mengamati jalannya Chip War. Setelah itu kita jalankan rencana kita, ganti!

Over! Maka Little Lazhuwardian tersebut kembali menjalankan patrolinyadan ditembak jatuh oleh salah satu newbie yang menjalankan questnya.


------------###----------


Waktu Novus: 00:09:00
Pihak Bellato

        Ini hari yang baik untuk mati celetuk Crescendo Silverlake. Peleton Komando yang dipimpinnya, sudah tiba sebelum yang lain. Armbold, Brood danRanskye tergabung di dalamnya.

          Shield Miller itu menggerutu, Kenapa kita tiba lebih awal? Tidak ada kaleng maupun coro yang bisa disikat! BETEEEEEE!!!
         
          Brood menimpali, Mungkin kau bisa melampiaskannya pada para Lazhuwardian di bawah

          Hahaha, lucu sekali Brood! ujar Armbold seraya tersenyum getir, Aku tertawa, Tak lama kemudian, Ranskye memanggil,

          Letnan, aku melihat beberapa Cora dan Accretia berlarianmereka sepertinya

           Bah! sergah Crescendo, Itu mah para newbie! Tidak ada asyiknya membantai mereka! Lagipula kita punya misi penting!

           Ranskye berusaha menjelaskan, Tapi, Pakbeberapa rekan kita sudah mulai Pemimpin Berserker itu berpaling dan melihat Armbold sudah tidak ada di tempatnya.
      
           Ah, orang itu! Bah, bikin kerjaan saja! gerutunya, Pasukan Komando! Mari kita cukur gundul para Coro dan kaleng! Serentak semuanya berteriak dengan riuh,
   
          Wooooo!!! Kemudian seluruh Pasukan Komando berlarian menuruni bukit, termasuk Crescendo dan Ranskye.


------------###----------


Waktu Novus:00:09:15
Pihak Accretia

        Di lain pihak, Divisi Zeni dibawah ActhyonT78 dan ExvionE47 telah berada di posisi mereka. Lalu datang transmisi dari Archon Totenkopf,

        Unit E47 and T78, pertahankan posisi samapi Divisi ke-VII Satetsu dan Divisi ke-II Raxion tiba! Ganti!

        Battle Leader Acthyon membalas, Unit T78 menerima! Over! Lalu ia berpaling pada rekannya,

        Unit E47, apakah kau telah siap?
       
        Ilmuwan Accretia itu menjawab, Semua trap, granat dan tower telah siap, Unit T78! Setelah itu, cyborg putih itu berpaling ke arah Crag Mine dan berujar,
       
        Mengapa perang ini tidak pernah berakhir?

        Mendengar itu, Acthyon menukas, Ucapan yang rasional! Menurut databaseku, kita akan memenangkan peperangan ini bila kita menjaga performa ini berturut-turut,

        Berturut-turut? tanya Exvion, Menurut arsipku, Chip War telah berlangsung lebih dari seabad. Jika performa kita bagus, seharusnya perang ini sudah lama selesaiApakah Kaisar

        Battle Leader itu langsung memotong, Doktrin utama Kekaisaran adalahjangan mempertanyakan Kaisar dalam situasi apapun, terlebih Archon! Kita harus menyumbangkan tenaga kita sebagai warganegara yang baik. Memang, kita tidak selalu menang karena beberapa variable yang tak terduga. Namun pada akhirnya Kekaisaran akan menang, Paham?

        Exvion tidak menjawab; ia hanya mengangguk seraya berpikir,

        Apakah Bellato bernama Novem akan ikut dalam Chip War?


------------###----------


Waktu Novus:00:09:25
Pihak Cora

        Penthesilea mengamati dataran di sekitar Crag Mine melalui teropongnya. Ia tidak menemukan apapun, namun ia yakin bahwa para Accretia dan Bellato sudah berada di tempat ini sebelumnya. Dengan perlahan, Hunter wanita itu mengendap kembali kepada kelompoknya. Ia berkata,

        Ayo, kita akan menuju Crag Mine! Salah satu Adventurer, Shireeka bertanya,

        Sekarang, Kak? Apa tidak terlalu dini?

        Penthesilea menjawab, Justru itu intinya! Lawan tidak akan menduga kita sudah berada di sana. Lagipula, bila pihak kita berhasil menghancurkan dua Control Chip, kelompok kita akan mengklaim Crag Mine dan Penjaga Holystone ada di pihak kita Shireeka hanya mengangguk setelah mendengar penjelasan komandannya. Maka Legiun Pengintai mulai bergerak. Saat bersamaan, Hunter wanita itu menggumam,

        Apakah kaleng yang membunuh Atalanta ikut perang ini juga? Kalau tidak, sia-sialah perjalananku ke sini


        ------------###----------

Waktu Novus:00:09:30

        Di portal Cora, telah berkumpul rombongan besar yang terdiri dari para Petarung, Champion, Ksatria, Black Knight, Caster, Summoner dan Warlock. Mereka dipimpin oleh  Archon Si Rambut Pirang Astra beserta warchon-warchonnya. Kali ini Persekutuan Suci Cora membagi pasukan mereka menjadi beberapa legion. Legiun Penyerang yang bertugas sebagai penyerang, dipimpin oleh Archon Astra sendiri. Revin dan Almasyr berada di dalamnya. Di belakang, Legiun Force dikomandoi oleh Syrissa dan Teiresias. Clytemnestra dan Alcyone adalah anggota legion tersebut. Yang terakhir, Legiun Kegelapan yang anggotanya adalah para Black Knight, Summoner dan Grazier elite. Legiun yang satu ini berbeda karena sangat fanatik dan tak segan-segan membantai lawan. Mereka dipimpin oleh Volturi. Semuanya telah bersiap berperang.

        Clytemnestra telah mengenakan zirah baru, namun masih membawa Soul Returnee Staff. Ia nampak gugup, sebab ini Chip War pertamanya. Belum lagi, Archon memberinya tugas penting.  Tiba-tiba seseorang menepuknya,

        KYAAAAAA!!! jeritnya lantang, sehingga semua yang dekat langsung melotot padanya. Ternyata Alcyone yang menepuk bahunya,

        Aduh, maaf kak! Tidak sengaja ucapnya dengan perasaan bersalah.

        Tidak apa-apa, Alcy balas Cly, Akumemangagak gugup! Ini Chip War pertamaku!

        Sama, kak! ujar Warlock muda itu, Tapi kakak kan pernah mendapatkan pertarungan langsung, Cly langsung mengingat peristiwa terdahulu dimana ia berusaha mempertahankan diri setelah terpisah dari pasukannya. Bila tidak  karenaRanskye dan Zero, ia tidak berada di sini sekarang.

        Itu cuma beruntung saja, Alcy, sahutnya pelan. Kemudian datanglah seseorang,

        Aiiih, malu-maluin sajateriak-teriak di siang bolong begini!! ujar orang itu dengan nada sangat feminin. Clytemnestra mendongak dan melihat seorang pria berambut jabrik putih dan berbadan nyaris semampai.  Wajahnya penuh full make-up lengkap dengan lipstick. Gerak-geriknya mirip seperti banci. Ia menjawab,

        Maaf, Senior Ysmarbukan maksudku

        Pria yang dipanggil Ysmar berkata, Aduh, eik tidak mengerti dech. Apa kamu mau seluruh kaleng (Accretia) dan belatung (Bellato) tahu kita di sini? Eik saja tidak pernah teriak-teriak seperti begitu,

        Sekali lagi, saya minta maaf kata Summoner muda itu tertunduk, Ysmar membalas,

        Baiklah, eik maafkan kali ini. Lagipula ayah kamu sendiri yang minta eik untuk jaga kamu, tetapi tidak berari eike berikan keistimewaan pada kamu. Mengerti? Cly kembali mengangguk. Pria Cora itu tersenyum,

        Kalau begitu, eik pergi duluada urusan penting yang eike harus kerjakan, Sepeninggalnya Ysmar, Alcyone yang tadinya diam saja, segera menyeletuk,

        Kak, kenapa sih Tetua memilih penjaga seperti dia? Aku saja yang wanita risih melihatnya

        Cly menggelengkan kepalanya, Aku tidak tahuyang kutahu, Ysmar sangat terkenal. Para Black Knight pernah menawarinya untuk bergabung dengan mereka, namun ia menolak. Selain itu, dia juga veteran Chip Warmakanya ayahku menugaskannya untuk menjagaku,

        Veteran Chip War? Tidak salah nih? ujar Alcyone terheran-heran, Tapi benar juga sih. Dia juga salah satu yang terbaik dari Mage Academy. Tetap saja sih Cly hanya memandang Ysmar yang tengah menggoda pria-pria Petarung yang dianggapnya keren. Salah satu alasan lain mengapa Ysmar menyetujui permintaan ayahnya karenaTeiresias yang memintanya langsung. Ia mendengar rekan mudanya mendengus,

        Aku berpikir apa yang dipikirkan DECEM ketika menciptakan orang semacam dia?

        Summoner muda itu membalas, Pastilah bukan apa yang kau pikirikan, Alcy! Ayo, kita fokus pada peperangan yang akan berlangsung!

        Baik, kak! Saat mereka bergabung dengan legion mereka, Volturi tengah berpidato kepada para legiunernya dengan berapi-api.


------------###----------

Waktu Novus:00:09:45

        Para Accretia dipimpin langsung oleh Archon TotenkopfV8. Mereka sudah berkumpul di dekat portal Accretia. Warchonnya, Raxion dan Satetsu menunggu perintah di dekatnya.  Tak hanya itu, Brutez66 juga membawa kompinya. Ia berseru,

        Ayo, pemalas! Kita harus siap dan bersedia untuk Kekaisaran! Gruudx76, InvictusR46 danZero0XR mendengarkan perintahnya dengan saksama. Sementara briefing umum berlangsung, ketiganya berkomunikasi melalui terminal USB masing-masing,

        Sebelumnya, Invictus menjelaskan, Archon-archon terdahulu lebih suka menyerang langsung. Tetapi kemenangan tidak selalu pasti dengan taktik tersebut. Maka Kekaisaran mencoba taktik lain

        Taktik apa itu? tanya Zero.

        Nanti kamu akan tahu kata Punisher itu, Archon Totenkopf selalu menerapkan taktik tersebuttentunya dengan beberapa variasi, Kemudian giliran Gruud yang bertanya,

        Menurut Komandan, kita punya misi! Tetapi apa itu?

        Misi kita adalah menuju Crag Mine dan menjaga Penjaga Holystone sebelum bangsa lain mencapainya! ujar Invictus.

        Gunner Accretia itu bertanya kembali, Bukannya saat ini Penjaga Holystone memusuhi semua bangsa?

        Ya, tetapi itulah misi kita!

        Zero menjawab, Aku mengerti! Bilamana kita berhasil mendapatkan Control Chip, maka kita akan mengklaim Crag Mine karena kita sudah berada di sana!

        Invictus mengangguk, Benar sekali! Saat bersamaan, Brutez datang dan menarik seluruh terminal mereka hingga lepas, seraya berkata dengan galak,

        Dilarang berbicara selagi briefing!! Mercenary itu langsung pergi, lalu Gruud menyeletuk,

        Komandan kita kali ini lebih galak dari sebelumnya! Zero termenung; mereka mendapatkan Brutez sebagai komandan mereka karena ia telah menghancurkan komandan sebelumnya, GungnirTII. Secara program ia melayani Kekaisaran, tetapi di dalam dirinya ia menyadari bukan itu yang ia inginkan. Ia harus mengembalikan ingatannya  dengan menemukan orang-orang yang berada di dalam impiannya.


------------###----------


Waktu Novus:00:09:55

Di lain pihak,
        Federasi Bellato mengirimkan Divisi Baja yang merupakan andalan mereka. Disebut Divisi Baja karena seluruh anggota Divisi mengendarai MAU, andalan mereka. Tidak tanggung-tanggung, tiga Divisi Baja diturunkan langsung, termasuk Divisi Baja ke-4. Mereka juga didukung oleh Divisi Force yang dipimpin oleh Zephryus. Archon Bellato adalah Kai, seorang Armor Driver dan wakilnya adalah Veritas dan Shinjitsu.

        Kai tengah berkumpul di tenda komando dimana para komandan tengah mengitari sebuah map.

        Jadi ujarnya, Kita bekerja sesuai rencana. Divisi Baja ke-3 dan ke-5 akan melindungi Control Chip kita ,sementara Divisi Force ke-6  akan mendesak para Cora. Divisi Baja ke-4 segera menjebol lubang pertahanan mereka. Satuan Komando kita yang dipimpin Lt. Crescendo akan menuju Crag Mine dan mengamankannya. Mereka akan menahan bangsa lain sampai kita menghancurkan Control Chip lawan. Prioritas kita adalah Control Chip milik Cora. Setelah itu hancur, semua Divisi Baja akan bergabung untuk menghancurkan pertahanan Accretia! Paham!

        Pahaam!! semuanya berteriak. Ketika semuanya bubar, Novem langsung menemui Zephyr dan bertanya,

        Ada apa? Sepertinya kau kurang senang

        Wizard Bellato itu menjawab, Aku punya firasat buruk. Kita tidak pernah memenangkan pertarungan ini sekalipun. Itu terjadi setelah Archon terakhir diganti

        Mental Smith wanita itu mendesah, Ya, Archon Kai memang bagustetapi ia kurang berpengalaman. Lagipula kita selalu dipersulit oleh pertikaian antar fraksi Hydrus, Nebula

        Politik gerutu Zephyr, Aku benci itutetapi kita hanyalah tentara yang taat! Baiklah, Novem! Sampai bertemu di medan perang!

        Begitu juga dengan kamu!


------------###----------



Waktu Novus:00:10:10

        BATTLE BEGINS!

        Genderang perang telah ditabuh! Chip War telah dimulai!

        Semua yang mengikuti Chip War, turun dari lereng bukit masing-masing seraya berteriak,

        RUSUUUUUHHHH!!! UOOOOOOHHHH!!! Para petarung siap untuk bertarung!


------------###----------

        Pihak Cora mendahului serangan dengan menyerang Bellato dan Accretia serentak. Legiun Penyerang dan Legiun Force langsung menyerbu kedudukan Divisi Baja ke-4. Seorang Sentinel segera memberi aba-aba.

        Kai segera memberi perintah, Divisi Baja, beri pelajaran pada para coro! Cukur gundul mereka! Sekumpulan MAU dan BMAU segera berputar untuk menghadapi gelombang musuh yang menerjang.

        Di lain pihak, Astra memperhatikan maneuver tersebut dan segera berseru,

        Summoner! Templar Knight! Netralkan para MAU! Tanpa tedeng aling-aling, para Summoner segera memanggil Animus mereka seperti ISIS, Paimon dan Hecate. Begitu jarak mereka dekat, MAU segera memberondongkan senjata mesin mereka. Banyak korban berjatuhan di pihak Persekutuan Suci, tetapi mereka tetap maju. Sebuah MAU mencoba menembak salah satu Animus Paimon, tetapigantinya satu, ia menghadapi dua Paimon yang menebas unit tersebut menjadi dua.  Ketika para Cora sedang menghadapi MAU, tiba-tiba pasukan infantry Bellato menyelusup diantara peperangan tersebut. Syrissa yang bermata tajam melihat hal tersebut; ia segera meluncur ke tengah-tengah medan perang dan merapal Force,

        Blind Sight!  Entangle! Aqua Blade! Kabut segera menutup pandangan para Miller Bellato, sebelum disusul dengan jeratan Force dan tebasan Aqua. Melihat itu para Cora menjadi bersemangat, terlebih setelah melihat warchon mereka unjuk gigi.

        Almasyr segera menerobos barisan musuh, seraya mengayunkan pedang raksasanya. Mendadak, ia terdiam ketika seseorang berdiri di hadapannya
        Sepertinya kita bertemu lagi di sini, ujar Zephyr pelan, Persis seperti yang kau katakan beberapa bulan lalu,

        Petarung Cora itu berseru, Ya, saat ini juga nasib kita akan ditentukan!  Maka mereka berdua segera memosisikan diri untuk duel

------------###----------


        Di lain tempat, Clytemnestra dan Alcyone sibuk menangkis serangan musuh. Putri Ladenus tersebut mencoba sebisa mungkin untuk tidak membunuh musuhkarena ia masih memikirkan Ranskye.

        Mungkin ia berada di antara mereka gumamnya.  Tiba-tiba Alcyone memanggil,

        Kak, lihat! Mereka melihat Ysmar tengah menghadapi dua buah BMAU sendirian.  Salah satu BMAU berkata,

        Banci coro, matilah kau!
        Gantinya takut, Ysmar malah memperingatkan dengan pelan, Jangan buat eik marah Ia pelan-pelan mengumpulkan seluruh Force yang dimilikinya, sebab ente tidak suka kalau eik marah Ketika ia menggerakkan kedua tangannya, muncullah kilatan halilintar raksasa yang langsung menyambar kedua BMAU tersebut. Keduanya langsung gosong tanpa bisa berbuat apa-apa.

        Clytemnestra terpana melihatnya, Luar biasa Sementara yang dipandangi hanya menjawab,

        Eiit, ngapain bengong begitueik jadi malu dechsudah, kita punya misi! Ayo! Maka Ia dan Alcyone mengikuti Ysmar ke arah Crag Mine


------------###----------


Waktu Novus:00:10:15

Di front Accretia, Legiun Kegelapan menyerang kedudukan Divisi ke-7 yang dipimpin oleh Satetsu. Salah seorang Pengintai (Scout) melapor kepada warchon tersebut,

        Warchon, para Cora mendatangi posisi kita dengan kekuatan penuh!

        Satetsu mengangkat tangannya, seraya berkata, Biarkan mereka datangkita telah menanti mereka, Di sisinya, berdiri Acthyon yang segera memberi aba-aba,


------------###----------


        Begitu Legiun Kegelapan tiba, merekadisambut oleh jejeran Guard Tower yang langsung menembak mereka. Volturi memaki,

        Kupret! Summoner! Warlock! Grazier! Bereskan ini segera! Sementara para Cora sibuk menghancurkan Guard Tower, para Accretia hanya berdiri di belakangtanpa berbuat apa-apa.


------------###----------


Waktu Novus:00:10:25

        Pihak Bellato terjepit oleh dua serangan sekaligus; Divisi Novem beradu tenaga dengan Divisi ke-16 Totenkopf. Sama halnya seperti para Cora, rombongan BMAU, RMAU dan GMAU dihadang barisan Guard Tower. Archon Accretia segera berpaling pada ilmuwan berzirah putih di sampingnya,

        Unit E47, kirim para Grenadier (Pelempar Granat) ke garis depan! perintahnya.

        Siap, Archon! ujar ExvionE47, Para Grenadier, maju!! Para Grenadier adalah Accretia jenis Specialist, Ilmuwan dan Engineer yang bersenjatakan Grenade Launcher. Barisan tersebut  berdiri tepat di belakang garis depan yang dipenuhi Guard Tower. Mereka segera mempersiapkan senjatanya, menunggu aba-aba. Exvion berseru,

        Sekarang! Lemparkan Stun Grenade! Serentak, para pelempar Granat segera melemparkan granat jauh ke barisan MAU yang mengakibatkan stun! Tidak hanya itu, lemparan berikutnya berisi Acid dan Smog Grenade. Kebingungan dan kekacauan segera terjadi dalam barisan Bellato.

        Novem berteriak, Jangan kalut! Minta para Mental Smith untuk segera memperbaiki kerusakan! Para Mental Smith segera bertindak, sementara Sniper Bellato segera menembak para pelempar Granat tersebut.

------------###----------


Waktu Novus:00:10:35
        Peleton Crescendo sudah masuk demikian jauh ke dalam Crag Mine. Sesekali, mereka menemui para Warrior dan Spell Lazhuwardian, yang segera dibereskan tanpa banyak cing-cong. Crescendo sendiri bertarung melawan seorang Warrior dengan kapak besarnya. Dengan menggigit bibirnya, ia berteriak,

        Beast Eye! Ia menghindar tebasan pedang dengan gerakan cepat, kemudian

        Double Crash! Lazhuwardian itu tidak tahu apa yang menyerangnya, begitu Berserker tersebut mencincangnya. Ranskye sibuk melindungi rekan-rekannya, ketika komandannya memanggil,

        Kita telat jadwal! Ayo terus! Maka mereka maju terus menuruni tangga


------------###----------

Waktu Novus:00:10:48
        Di lain pihak, Legiun Pengintai Cora juga berada pada jalur yang sama. Tetapi Penthesilea memutuskan untuk menunggu. Shireeka bertanya lagi,

        Kak, katanya tadi kita harus duluan. Sekarang kakak menunggu apa?

        Ada seseorang yang harus kutunggu ujar Hunter wanita itu sedikit kesal. Tiba-tiba seseorang di belakang kita memperingatkan,

        Ada yang datang! Serentak seluruh legion menodongkan senjatanya ke arah sosok yang baru datangYsmar,

        Hu-uh, bikin kaget saja! omel Penthesilea, Makanya bilang-bilang dulu! Hampir saja aku tembak kau, karena kukira kau kaleng atau belatung

        Aiiih, hampir jantung eik berhenti pas ditodong tadi timpal Warlock Cora itu dengan nada khasnya. Saat bersamaan, Clytemnestra dan Alcyone datang,

        Maaf, kami telat jawab Summoner muda itu,

        Penthesilea membalas, Tidak, kau datang pada saat yang tepat! Mari masuk! Rombongan itupun menuruni tangga hingga tiba di sebuah lapangan luas yang dipenuhi bongkahan-bongkahan Ore. Tetapi itu bukan yang menarik perhatian para Coramelainkan,

        Clytemnestra hanya bisa menahan nafas, Demi DECEMitu adalah Yang lain hanya bisa terpaku diam. Shireeka nampak ketakutan melihat sesuatu


BERSAMBUNG

Catatan:Kita skip dulu dari critter ke Chip War ya.
Kayzer76th

TOP

Titik Balik Peperangan
(The Turning Point)

Waktu Novus: 00:10:49
        Para Cora terpaku diam, ketika melihat sebuah sosok raksasa di tengah-tengah Crag Mine. Sosok itu adalah monster bertanduk dengan kulit yang menyerupai zirah dan memiliki kedua sayap di belakang punggungnya. Kedua tanduk tersebut berpendar dengan cahaya berwarna-warni dan tanduk yang terdapat di kedua sikunya juga berpendar. Monster tersebut menggeram pelan, seraya menunjukkan taring-taring tajam yang menghiasi mulutnya.

        Demi DECEM! celetuk Clytemnestra, Itukah Penjaga Holystone (Holystone Keeper)?

        Sst Ysmar berbisik, Eik jangan buat ribut

        Penthesilea menimpali, Ysmar benar. Saat ini ia musuh kita! Tujuan kita adalah Detektor Holymental! Kita harus mendapatkannya sebelum bangsa lain  Setelah mengamati demikian lama, Alcyone memanggil,

        Itu dia Semua pandangan terarah kepada Detektor Holymental. Hunter Cora itu mengangguk,

        Bagus! Sekarang kita pergi kesanadengan diam-diam tentunya,


------------###----------


Waktu Novus: 00:10:49
        Peleton Crescendo sudah tiba dan mengawasi Penjaga Holystone dari jarak yang aman. Sang Komandan bertanya pada Brood,

        Letnan, apa yang kau temukan?

        Hidden Soldier itu menjawab, Aku melihat para Coro mengendap-endap seperti tikus dari arah Timur,

        Kalau para kaleng? tanya Crescendo kembali.

        Kali ini giliran Ranskye yang menjawab, Mereka baru saja datang dari utara,

        Armbold bertanya, Komandan, apa rencana kita?

        Komandan berserker itu hanya tersenyum, Pokoknya ada deh


------------###----------

Waktu Novus: 00:10:55
        Di luar, pertempuran berlangsung sengit. Divisi Baja Bellato mengalami kesulitan untuk menerobos ladang Guard Tower dan serangan para Grenadier. Banyak MAU yang rusak berat, sehingga Novem harus mengirim mereka kembali untuk diperbaiki. Ia menyalakan radionya,

        Break, di sini Novem! Divisi Baja ke-4 minta bala bantuan! Barisan para kaleng sulit ditembus,ganti!  Kami minta bantuan Divisi Force, over! panggilnya.

        Dari seberang datang balasan, Disini Veritas, break! Kami akan usahakan! Divisi Force tertahan oleh para Cora! Kami minta kalian bersabar, ganti,

        Sabar? teriak Mental Smith wanita itu emosi, Sabar untuk dibantai? Kami tidak bisa menunggu, over!

        Ya, tetapi kami tengah terdesak dari segala arah! Kolonel Novem, kami minta kesabaran Anda! Setelah itu, kami pasti akan mengirim bala bantuanover! Novem membanting radionya dengan jengkel, sebelum ia berpaling pada Vernitz dan Arnel,

        Prajurit, bagaimana keadaan?

        Dengan gugup, Vernitz menjawab, Kolonel, keadaan kita genting! Kita sudah kehilangan 15 unit MAU!

        Novem bertanya lagi, Berapa unit yang tersisa?

        Lima belas unit, Komandan! jawab Arnel. Wanita Bellato itu memalingkan pandangannya kea rah medan perang. Meskipun telah dibombardir, para Accretia tetap ngotot. Parahnya adalah mereka masih jauh di garis depan, sementara Novem sudah kehilangan banyak unit. Ia berkata,

        Dengar! Kita akan berupaya untuk bertahan pada detik-detik terakhirnamun bila Launcher tiba kita harus mundur secepat mungkin ke Chip , mengerti?

        Baik, Komandan!


------------###----------


Waktu Novus: 00:11:05
        Kembali ke Crag Mine, dimana Legiun Pengintai masih mengendap-endap untuk mendapatkan Detektor Holymental. Tiba-tiba Shireeka berteriak,

        Awas! Sebuah tembakan mendesing dekat mereka, sehingga semua merunduk. Saat yang sama, Penjaga Holystone berpaling ke arah bunyi tersebut. Tak lama kemudian, Penthesilea berseru,

        Siapa yang menembak kita? Ia lalu berpaling ke arah lain dan melihat seorang Bellato yang menggenggam senjata. Ia mengenali sosok tersebut,

        Broodawas kau! desisnya marah. Mendadak, Clytemnestra berteriak,

        Penthesilea, awas! Summoner itu segera mendorong Hunter wanita itu ke tanah, sebelum sebuah sapuan kuat menyambarnya. Ternyata serangan itu berasal dari Penjaga Holystone yang menyadari kehadiran mereka,

        Jadi begitu ujar Penthesilea, Tujuan Brood bukanlah kita, melainkan agar Penjaga Holystone mengetahui lokasi kita! Tak lama kemudian, monster itupun menuju arah lain dan menyerang para Accretia yang tak jauh dari mereka. Kesempatan itu segera digunakan oleh para Cora.

        Semuanya! Kita berpencar! perintah Penthesilea, Siapapun yang dekat detector, bertahan sampai kami datang kesana! Sebuah raungan keras membuat mereka terpencar. Maka mereka segera memisahkan diri sebelum Penjaga Holystone menyerang mereka,

------------###----------


Waktu Novus: 00:11:12

        Armbold menggerutu atas rencana Crescendo yang membuat Penjaga Holystone mengejar bangsa lain. Mereka hanya tinggal mengejar saja. Namun ia tidak menemui siapapun.

        Tiba-tiba, Air Splinter!  Tebasan angin yang tajam mengarah kepadanya. Shield Miller itu mengangkat perisainya dan menangkis serangan itu. Ia berteriak dengan geram,

        Siapapun kamu, keluar! Jangan jadi pengecut!

        Dari kegelapan, datang jawaban, Okeoke, eik keluar! Ternyata itu adalah Ysmar. Melihat lawannya, Armbold menjadi tidak enak. Kemudian Warlock Cora itu berkata,

        Oow, rupanya Bellato tohsepertinya kamu beda deh

        Mencoba galak, pemuda Bellato itu berkata, Dimana kawan-kawanmu, heh?

        Ysmar malah menyeletuk, Wajah ente oke jugasepertinyaeik suka sama kamu

        Dasar coro! teriak yang disinggung, Ini perang! Bukan buat berkenalan

        Alih-alih tersinggung, Cora itu berkata, Ah tidak perlu teriak-teriakbiarkan yang lain berperang, sementara ente dan eik dapat mengambil waktu tuk berkenalanjangan malu-malu gitu dong

        Wajah Armbold merah padam mendengarnya dan ia berteriak kencang, Aku bukan pemalu! Aku ini hay! Pria sejati! Macho!

        Oooh, hay toh goda Ysmar, Kebetulan sekali, eik suka cowok hay

        Aduh biyung, bertemu Warlock Cora saja sudah jelektetapi aku ini sial sekali bertemu Warlock yang banci lagisebaiknya kuserang dulu dia, baru ngacirgumam Shield Miller itu. Tanpa buang waktu, ia segera menyerang Ysmar dengan gadanya. Yang diserang menyeletuk,

        Mm, begitu dongrupanya ente agresif juga! Begitu gada terayun, serangan tersebut mengenai tempat kosong. Ysmar berkelit dengan lincah. Armbold terus mengejar, tetapi lagi-lagi serangannya mengenai angin.

        Tidak mungkin! Aku sudah menggunakan Perfect! Seharusnya kena di batok kepalanyatetapi ia licin seperti belut! Kalau diteruskan pasti akuSementara menghindari serangan, Ysmar lagi-lagi berkomentar,

        Keren deh, rupanya eik tidak salah pilih kamuFireball! Sebuah bola api meluncur dan mengenai perisai Bellato tersebut. Saat itulah Armbold memilih untuk angkat kaki dari situ. Ketika melihat lawannya lari, Warlock Cora itu berkata,

        Mau kabur dari eik? Tak semudah itu yaaEntangle! Dari bawah tanah, muncul jaring-jaring energy yang segera menjerat Armbold dengan erat sehingga ia terjatuh ke tanah.

        ASEEEEEMMMM!!!! Kena beginian lagi! teriak Bellato itu dengan frustrasi. Dengan tenang, Ysmar melangkah menuju mangsanya dan memandangnya dengan senang,

        Sekarang ente diam di situdan kita akan saling berkenalan Ia menunduk dan mendekati Armbold, yang menggigil


------------###----------

Waktu Novus: 00:11:15
        Di lain tempat, Clytemnestra sedang menuju sasaran. Ia was-was dan harus berhati-hati. Tidak hanya Penjaga Holystone,  para Bellato, Accretia maupun Lazhuwardian yang berada di sekitar sini mengincarnya. Walau demikian, pandangan gadis tersebut tertuju pada Detektor Holymental.

        Itu dia! Aku dapat mencapainya! Gumamnya dalam hati. Tiba-tiba beberapa anak panah mendesing di dekatnya. Summoner muda itu mengayunkan tongkatnya untuk menangkis serangan tersebut. Lalu ia memanggil,

        Keluar! Tunjukkan dirimu! Dari sebuah ceruk, keluarlah sesosok tubuh yang mengarahkan busur kepadanya. Dari bentuk tubuhnya, ia tahu bahwa itu Bellato. Ketika keduanya saling bertatapan, Bellato itu berujar,

        Cly? Gadis Cora itu tertegun mendengarnya, Kau tahu namaku? Siapa kau? Apakah kau Ranskye? Pemuda Bellato itu menurunkan busurnya dan mengangkat kacamatanya,

        Siapa lagi? Ternyata kauCly!

        Tidak kuasa menahan dirinya, Clytemnestra berlari ke arahnya dan hendak memeluknya erat-erat. Begitu hampir berpelukan, Ran menahannya dan berkata,

        Tunggu dulukita kan masih berperang,

        Upsmaaf, sahut gadis Cora itu, Hanya sajaaku merindukanmu,

        Ran hanya tersenyum, Begitu juga dengan aku! Sepertinya kau semakin seksidan tentunya naik level. Apa jobmu sekarang?

        Dengan tersipu malu, Clytemnesra membalas, Rupanya matamu nakal juga, ya? Aku kini Summoner Lv.42. Kalau kamu?

        Yaah, aku lagi mau naik level sekarang ini, jawab yang ditanya seraya menggaruk kepalanya, Aku ingin menjadi Armor Rider! Waah, jadi kamu bisa memanggil Animus dong? Boleh tunjukkan padaku

        Boleh saja, kata gadis Cora itu, Tetapi itu berarti aku harus membunuhmu Kemudian keduanya berpaling pada Detektor Holymental yang tak jauh dari mereka. Di sisi lain, teman-teman mereka sibuk berperang atau menghindari Penjaga Holystone. Keduanya mendesah panjang.

        Ran berkata, Sepertinya, kita berdua dalam keadaan sulit

        Cly mengangguk, Iya juga Mendadak, sesuatu berdering di saku Ranskye dan saat yang sama, Clytemnestra menerima pesan mental. Keduanya segera saling membelakangi untuk menanggapi pesan itu, Pemuda Bellato itu segera mengangkat komunikatornya.

        Di seberang, Crescendo langsung membentak, Kopral, kenapa bengong saja? Ambil Detektor Holymental itu! Jangan-jangan kau lagi bermesraan dengan musuh, ya?

        Ran menjawab dengan gugup, Ya, Pak! Segera! Tidak, Pak! Ya, akan segera saya ambil! Di lain pihak, gadis Cora itu menerima pesan dari Ysmar,

        Aiih, apa yang kamu buat? Cepetan ambil tu detector!

        Yakak! Segera! ujarnya gelagapan. Setelah itu keduanya berhadapan kembali. Ranskye mulai angkat suara,

        Maaf, Cly! Tampaknya aku tidak bisa membiarkanmubangsaku harus menang kali ini. Aku takkan bergeming, meskipun kau harus menyerangku dengan Force atau Animus!

        Cly hanya menundukkan kepalanya, sebelum ia berkata, Aku juga minta maaf, Ran. Namun aku tidak perlu itu semua,

        Lalu dengan apa? tanya Bellato itu penasaran.

        Gadis Cora itu menjawab, Dengan ini saja! Dengan gerakan tiba-tiba, ia mengangkat ujung Soul Returnee Staff milknya dari tanah sehingga mengenai Ran tepat di antara kedua kakinya. Ranger Bellato itu langsung jatuh dengan mimik wajah kesakitan dan mata melotot.
        Sekali lagi, aku minta maaf Ran! Aku terpaksa! ujar Cly menyesal. Lalu ia berlari ke arah sasarannya. Ranskye merutuk kesakitan seraya memegangi sesuatu

        Awas kau nanti, Cly!


------------###----------


Waktu Novus: 00:11:20
        Clytemnestra terus berlari hingga nyaris menggapai Detektor Holymental. Namun sebuah tangan logam menyambarnya. Ketika pemilik tangan itu muncul, gadis Cora itu terdiam. Tak lama kemudian, Ran tiba dengan terpincang-pincang. Ia menyeletuk,

        Tidak apa-apa, Clywalaupun lebih bagus kau jangan pukul di Bellato muda itu tidak sempat melanjutkan ucapannya ketika ia melihat sebuah Accretia berzirah putih di depannya. Dengan refleks ia berkata,

        Mundurlah, Cly! Biar aku yang menghadapinya!

        Sadar kembali, Clytemnestra membalas, Tidak, Ran! Cukup aku saja yang menanganinya Kemudian Accretia tersebut berkata,

CONTOH KESADARAN UNIT:
Tentukan sasaran

Sasaran Primer: Bellato, jenis Ranger

Sasaran Sekunder: Cora, jenis pengguna Force

Tindakan: PERTIMBANGAN STRATEGIS

        Cly? Ran? Siapa kalian?

        Ran berkata, Oh, masih ingat nama kami? Tentu saja, bukankah kau yang merusak Zero hingga tidak bisa diperbaiki?

        Zero? Itu nama unitku! Mengapa kau tahu nama unitku? tanya Accretia itu.

        Sekarang Ran menjadi heran, Tunggu dulu, apa nama unitmu dan nomor registrasimu? tanyanya kembali,

        Cyborg itu menjawab, Namaku Zero0XR, Petarung, sub kelas Gladius dan Assaulter

        Ran hanya terpana mendengarnya, Apakahkau Zero0x?  

        Namun Clytemnestra cepat-cepat mencegahnya, Ran, jangan percaya! Monster-monster logam ini dapat memproduksi diri dengan mudah! Bisa saja badannya dan ingatannya dari Zero, tetapi ia bukan Zero! Di saat yang sama, Zero menjadi bingung,

CONTOH KESADARAN UNIT:       

Scanning
Subyek Primer: Ranskye dari Bellato

Subyek Sekunder: Clytemnestra dari Cora

Unduh database lamaTIDAK DITEMUKAN

Mencari
1 data visual

Review Doktrin Accretia

Bangsa Cora dan Bellato adalah musuh Kekaisaran

Subyek Primer: Ranskye dari BellatoMUSUH

Subyek Sekunder: Clytemnestra dari CoraMUSUH

Objektif: DAPATKAN DETEKTOR HOLYMENTAL. SINGKIRKAN MUSUH!

Situasi tempur

Accuracy buffAKTIFKAN

Wild RageAKTIFKAN

ExtendingAKTIFKAN

Aid StretchingAKTIFKAN

Rapid LogicAKTIFKAN

        Secara otomatis, Zero mengeluarkan sebuah pedang dan perisai, seraya berkata,

        Bellato dan Cora adalah musuh! Harus disingkirkan! Sebelum Assaulter itu menyerang, Clytemnestra segera berseru,

        Paimon! Datanglah! Dari tanah muncullah lambang Persekutuan Suci Cora dan keluarlah ksatria yang berzirah merah dan berpedang besar.  Animus tersebut segera menghadang Zero dengan senjatanya. Ran dan Cly segera menghindar,


------------###----------

Waktu Novus: 00:11:30
        Sementara itu, Legiun Kegelapan masih bersusah-payah untuk menerobos ladang Guard Tower. Satetsu melirik pada chronometernya dan memberi perintah,

        Sekarang saatnya! Divisi ke VII, maju dan masuk dalam Mode Launcher! Para Striker dan Gunner maju serentak dan mengeluarkan Launcher mereka. Tidak tanggung-tanggung, mereka memakai Launcher jenis Epoch level 56. Semuanya berbaris di belakang ladang Guard Tower.

        Siap semuanya! TEMBAK!! seru Satetsu. Maka meluncurlah tembakan-tembakan roket kea rah barisan para Cora. Ledakan-ledakan dahsyat terjadi dan para Cora berjatuhan bagaikan lalat. Beberapa summoner mencoba untuk menolong dengan Animus-animus mereka, sayangnya mereka hanya menambah korban.

        Melihat keadaan yang tidak menguntungkan tersebut, Volturi merasa khawatir daripada gentar. Ia tahu bahwa mereka harus keluar dari sini. Dengan kerongkongan yang tercekat, ia berteriak,

        Mundur Maka seluruh legiun mundur serentak, dengan para Accretia yang mengejar mereka.


------------###----------

Waktu Novus: 00:11:35
        Saat bersamaan, Divisi ke-16 Totenkopf juga melakukan maneuver yang sama. Lebih parah lagi, para Grenadier ikut menyerang bersamaan dengan mereka. Vernitz melaporkan hal itu kepada Novem,

        Kolonel, barisan kaleng telah bergerak dengan Launcher mereka! Bila kita tidak mundur, kita akan dibantai di sini ujarnya khawatir.

        Kita memang sudah dibantai dari tadi! balas Novem, Tapi tak kubiarkan seluruh Divisi Baja ke-4 musnah! Perintahkan pada seluruh MAU untuk mundur

        Mundur? Tetapi perintah Warchon kata Arnel mengingatkan.

        Mental Smith itu berteriak, Bila kita duduk manis menunggu bala bantuan, para kaleng akan menusnahkan kita semua tanpa sisa! Mundur ke Chip Bellato dimana kita dapat bertahan!

        Baik, Kolonel! Maka satu per satu para MAU mulai mundur teratur. Archon Accretia memperhatikan gerakan tersebut dan berkomentar,

CONTOH KESADARAN UNIT:       

        "Seperti sebelumnya, mereka memang lemahkejar mereka sampai Chip Cora! Kita akan bertemu dengan Satetsu untuk memberikan pukulan terakhir!


------------###----------


Waktu Novus: 00:11:38
        Di tempat lain, permainan tikus dan kucing masih berlangsung. Penthesilea berlindung di balik karang, sementara ia memanggil,

        Gesit juga kau! Sudah kuduga kau akan menyulitkanku sejak kita bertemu dulu

        Brood membalas, Tidak jelek bagi Hunter dari Elan! Rupanya memang sesuai dengan reputasimu Setelah berkata demikian, keduanya mengokang senjata masing-masing dan saling menodongkan senjata kepada satu dengan yang lain. Ternyata kedua pemburu itu bersembunyi di batu karang yang sama!

        Sekarang bagaimana? tantang wanita Cora itu, walaupun laras senjata terarah persis ke dadanya, Bila kau bergerak, matilah kau!

        Pemuda Bellato itu membalas dengan enteng, Aku mati, kaupun mati juga. Senjata Penthesilea terarah persis pada keningnya.

        Penthesilea  berujar, Baiklah! Kita hitung sampai tiga, setelah itu kita akan saling menjauhpaham?

        Paham! sahut Brood, Satu

        Wanita Cora itu menyusul, Dua

        Tiga! Sebelum selesai, Penthesilea tiba-tiba menendang Bellato tersebut hingga terjatuh dan membidik sesuatu.

        Hei protes Brood. Namun ia berpaling dan melihat sebuah Pengintai Accretia yang jatuh di tanah. Tidak hanya itu, ia melihat sosok merah di dekat bangkai Accretia tersebut.

        Terima kalimatnya sudah dipotong oleh Hunter Cora tersebut.

        Tidak perlu! Anggap saja balas budi waktu itu! tukas Penthesilea cepat. Ia hanya mendesis marah, begitu melihat Brutez, Pembunuhkau yang membunuh Atalanta!

        Sepertinya dia juga yang membunuh Nelysa! kata Brood ikut-ikutan. Mendengar itu, Mercenary berzirah merah itu menjawab dingin,

        Aku tidak kenal nama-nama yang kalian sebutkanaku telah banyak membunuh para Bellato dan Cora. Bisa saja teman kalian salah satu di antara mereka,

        Sebelum Penthesilea sempat memaki, Brood mencegahnya seraya berkata,

        Mari kita tutup mulut kaleng sombong itu!

        Untuk pertama kalinya, aku setuju denganmu Bellato! Maka keduanya bersiap-siap untuk menghadapi Brutez


------------###----------

Waktu Novus: 00:11:40
        Ini benar-benar memalukan! Sangat memalukan! rutuk Armbold dalam hatinya. Sebab ia tengah olehYsmar dan ia tidak menikmati hal tersebut. Di lain pihak, Warlock Cora itu benar-benar menyukai hal inihingga ia merasakan bahwa mereka tidak sendirian.

        Lagi-lagi kaleng keluhnya. Ia berbalik dan melihat Accretia berzirah coklat yang sedang mengarahkan Launcher ke arah mereka. Shield Miller itu mengenalinya,

        Kau

------------###----------

Waktu Novus: 00:11:42
        Gruudx76 berkomentar, Makhluk berdaging memang sulit dimengertiapapun yang kalian lakukan sangat tidak logis,

        Seraya mengibaskan tangannya, Ysmar membalas dengan gaya khasnya, Aih, kaleng mana mengerti apa yang eik buat? Dengar ye, kalau ingin selamat, ye harus angkat kaki segera. Kalau tidak

        Kalau tidak tanya Petarung kelas Silang itu,

        Ye..akan menyesal Setelah berkata demikian, sebuah sambaran kilat menghajar Accretia tersebut hingga gosong.

CONTOH KESADARAN UNIT:

PERINGATAN!
DAMAGE: 105%
HP: 3%;FP: 103%;SP:195%
Armor Gauge: 0%
HP habis!
SHUTDOWN DILAKUKAN

        Kemudian ada tulisan:

Anda terbunuh oleh PK, apakah Anda ingin dihidupkan lagi? YA/TIDAK


------------###----------


Waktu Novus: 00:11:45
        Armbold terkejut melihat Cora itu mengalahkan Gruud dengan mudah, namun ia segera mengambil kesempatan selagi lawannya tersebut membelakanginya. Shield Miller itu segera mengambil perisainya dan

        Ysmar sedang lengah, ketika Bellato itu mendorongnya ke dinding gua dengan perisai dan menjepitnya di sana. Ia hendak mengerahkan Force-nya, namun terkejut ketika ia merasa HP-nya turun.

        Rasakan ini, Vampiric Groan! desis Armbold. Ysmar benar-benar terjepit, tetapi ia merasakan sebuah sensasi yang berbeda.

        Aiiih, kekuatan eik seperti hilangtetapi kok rasanya nikmat ya? Ahh, teruskanteruskanlagi! erangnya. Armbold malah geleng-geleng kepala mendengarkannya,


------------###----------

Waktu Novus: 00:11:50

        Di luar, peperangan bertambah sengit ketika para Accretia berhasil mendesak Cora dan Bellato, sehingga mereka bertahan di sekitar Chip masing-masing. Kali ini Archon Totenkopf mengubah siasat dengan mengirim para Petarung, Perusak, Assaulter dan Mercenary di garis depan, sementara para Ranger, Grenadier, Gunner dan Striker berkonsentrasi pada Chip lawan. Legiun Force Cora dan Divisi Force Bellato tidak mau kalah; mereka berjuang mati-matian untuk melindungi Chip mereka. Archon Kai malah mengirim seluruh Divisi Bajanya yang tersisa, walaupun Novem menilai itu tindakan bunuh diri.

        Di lain pihak, Teiresias dan Syrissa turun tangan dengan memanggil ISIS dan Amy, sehingga pertarungan bertambah panjang dan masing-masing pihak tidak mau kalah.
        Hingga suatu ketikaActhyon berhasil menembak Chip Cora yang sudah rusak berat. Chip itupun meledak berkeping-keping dengan disaksikan seluruh pasukan Cora,
        Astra berseru, Tidak Saat itu juga pasukan Cora jatuh semangatnya dan para Phantom Shadow Accretia berhasil mengambil dan mengamankan kepingan Chip tersebut.

Di pihak Bellato, seluruh Divisi Baja gagal mencegah hancurnya Chip mereka. Sekali lagi para Phantom Shadow berhasil mengambil chip tersebut. Kai hanya bisa tertunduk lemas


------------###----------


Waktu Novus: 00:11:55
        Di saat yang sama, Penjaga Holystone terdiam dan berhenti menyerang. Hal ini tidak luput dari pengamatan Ranskye.

        Hei, kenapa monster itu? celetuknya.

        Clytemnestra  berkata, Ada yang tidak beresmonster itu seharusnya menyerang terus hingga kita binasa, kecualiada yang berhasil mendapatkan kedua chip,

        Ya, tapi bangsa yang mana? tambah pemuda Bellato itu. Sementara itu, Zero memperhatikan apa yang terjadi. Tiba-tiba Penjaga Holystone bergerak lagi dan mengebaskan tangannya yang besar ituAccretia itu bersiap, tetapi sasaran Penjaga itu bukanlah dirinya, melainkanPaimon. Sekali kebas, Animus itu menghilang!

        Gawaat! Penjaga Holystone rupanya berpihak pada para kaleng! Ini berarti bangsaku dan bangsamu sudah kalah dalam Chip War ini! seru Ran terkejut, lalu ia berpaling pada Cly, Sebaiknya kita berpisah di sini, Cly
        Tapi, Ran sebelum kalimatnya selesai, pemuda Bellato itu mengecup pipinya dengan pelan. Ranger itu melanjutkan,

        Kita akan bertemu lagi pada 2 Chip War berikutnya, jangan sedih! Aku akan menunggumu!

        Gadis Cora itu mengangguk seraya menghapus air matanya, Aku akan menunggumu, Ran! Maka keduanya segera berpisah. Zero memperhatikan keduanya:

CONTOH KESADARAN UNIT:       
Scanning

Subyek Primer: Ranskye dari Bellato

Subyek Sekunder: Clytemnestra dari Cora

TINDAKAN:

        Ranskye dari Bellato dan Clytemnestra dari Cora ucapnya, Kita akan bertemu lagi Maka cyborg itupun pergi dengan membawa Detektor Holymental.


------------###----------


        Di luar, Clytemnestra menemui teman-temannya dan melihat Ysmar digotong oleh dua orang.

        Kak Ysmar! panggilnya dengan kaget, Apa yang terjadi, Alcyone?

        Yang ditanya menggelengkan kepala, Entahlah, kami menemukannya sudah begini!  Cly melihat bahwa wajah Warlock banci itu nampak fly. Lalu datanglah Penthesilea, yang berkata,

        Misi kita gagal! Kita akan kembali ke Koloni secepatnya! Shireeka, buka portalnya! Adventurer muda yang dipanggil, mengangguk dan segera membuka portal dimana kawan-kawannya segera mengundurkan diri. Clytemnestra menengok ke belakang dan berucap pelan,

        Kita pasti akan bertemu lagiRan


------------###----------


        Di sisi lain, Peleton Crescendo mundur dengan tangan kosong, sehingga berserker veteran itu mengomel panjang lebar,

        Cepat, pemalas! Sesampai di Koloni, aku akan memberi kalian hukuman berat! Ini memalukan sekali! omelnya. Ran, Brood, Armbold hanya diam saja, ketika mereka memasuki portal.


------------###----------


Waktu Novus: 00:12:01

        BATTLE WON!

        Pertempuran Chip kali ini dimenangkan oleh para Accretia untuk kesekian kalinya. Para Bellato dan Cora segera mundur teratur dari medan pertempuran. Kekalahan ini memang pahit, tetapi tidaklah fatal. Sebab Chip War berikutnya akan dimulai 8 jam lagi
        Archon Totenkopf dikelilingi oleh warchon-warchonya seperti Satetsu dan Raxion dan Brutez. Lalu Satetsu bertanya,

        Operasi sukses 100%. Kita berhasil menawan sekitar 43 Cora dan 32 Bellato. Kerugian hanya 45 unitArchon, apa perintah selanjutnya,

        Accretia berzirah hitam itu menjawab, Kirimkan para Spesialis untuk menambang Ore dengan segera! Maka seluruh Accretia berubah fungsi menjadi Penambang Ore dengan segra.


------------###----------

Sementara tidak jauh dari Crag Mine,
        Tiga sosok tubuh memperhatikan jalannya pertempuran. Salah satunya berkata,

        Seperti waktu dulu, Titania

        Titania menjawab, Ya, seandainya mereka memperhatikan kita dulu, Maevetetapi kita tidak mampu merubah sejarah. Sebaiknya kita melapor padapemimpin tertinggi kita,

        Yang mana? Lord Blackside atauwanita Caliana itu? Aku benci dia cibir wanita Bellato itu,

        Aku juga, ujar Titania, Tetapi kita tidak punya pilihan Maka Maeve segera menyalakan komunikatornya


------------###----------


        Di Ether, suatu planet yang datarannya ditutupi salju dan es. Disanalah bangsa Caliana tinggal. Di sebuah istana yang berada jauh di bawah tanah, Ratu Treysca dan adiknya, Putri Freysca tengah mengamati Chip War yang berlangsung barusan. Caliana yang lebih mudah mendesis,

        Sungguh brutal! Walaupun mereka saling berperang, tetap saja mereka menjajah kita

        Treysca menyahut, Itulah yang kita tahu dari Tiga Bangsaini adalah laporan yang disampaikan para pemberontak kepada kita.

        Aku tidak mengerti mengapa kakak mempercayai mereka? tanya Freysca.

        Kau lupa, aku tidak percaya mereka! Tetapi aku menggunakan mereka, itu saja! Kemudian monitor menampakkan wajah Wazir Herodian yang bertanya,

        Salam, Yang Mulia! Apakah rencana Anda berjalan lancar?

        Sangat lancar! jawab Treysca, Terima kasih atas andil para pemberontak. Dengan ini, kita akan membuat serangan pada para Bellato dan Cora tepat di jantung mereka,

        Bagaimana dengan para Accretia? tanya Herodian itu lagi.

        Treysca mengepalkan tangannya, Itu sudah ditangani! Kali ini kita akan berhasil

        Bagus, aku akan mengabarkan hal itu pada Lord Dagnu dengan segera! Setelah Wazir undur diri, muncul gambar Pangeran Neto,

        Oh, pangeran! Apa kabar? sapa Freysca, Sepertinya wajahmu kurang senangada apa?

        Kita ada masalah kata Neto khawatir, Memang para Metal Elf sudah sepakat untuk ikut Persekutuan Yang Mulia, tetapi para High Elftermasuk Ratu

        Ah begitu? sela Treysca, Sepertinya aku harus berbicara hati ke hati dengannya


------------###---------

Catatan: Ok, episode Chip War ini sudah selesai. Saya akan break dulu, episode berikutnya akan mulai pada Januari 2011. Sebelumnya aku minta maaf karena menaikkan kadar ngeres Ysmar serta apa yang terjadi pada Ranskye. Moga-moga ini tidak disensor. Bagi yang akan berlibur, saya mengucapkan  Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2011. Semoga kita mengawali tahun baru dengan awal yang baru juga. Terima kasih!
Kayzer76th

TOP

Diplomasi dan Teror
(Diplomacy and Terror)

Sementara itu di Daerah yang Terlupakan, Elan,
        Sebelum bangsa Accretia, Cora dan Bellato datang, para elf telah ada dan memiliki kekuasaan yang luas. Dengan berkembangnya kekuasaan mereka, para elf mulai bertikai satu dengan yang lainnya hingga mereka pecah menjadi Metal Elf dan High Elf.  Para Metal Elf mendalami pengolahan logam dan penggunaan senjata, sementara para High Elf mendalami ilmu sihir.

        Kini kejayaan para elf hanyalah bayangan masa lalu saja. Setelah kedatangan Tiga Bangsa, mereka didesak hingga daerah pedalaman. Berbeda dengan Metal Elf yang menentang secara terbuka, para High Elf bersikap pasif. Namun para Accretia, Cora dan Bellato bersikap bijak dengan membiarkan mereka.

------------###----------


        Kini Treysca dan Freysca mendarat kembali di daerah tersebut, dimana para elf tinggal. Misi mereka adalah meyakinkan ratu para High Elf, Narwen Idisil  untuk bergabung dalam Persekutuan Novus. Putri Calliana itu berujar,

        Kakak, ini tidak mudah! Kudengar Ratu Idisil itu bijak dan juga ahli sihir. Mungkin ia tidak mau bergabung dengan kita

        Aku tahu itu, tukas Caliana yang lebih tua, Namun kita harus mencobamereka harus bergabung dengan kita dengan cara apapun!

        Freysca terkesiap mendengarnya, Maksud Kakak? Dengan cara paksa? tanyanya lagi.

        Ratu Caliana itu menjawab, Itu hanya cara terakhir Pembicaraan mereka terhenti ketika mereka turun dari pesawat Kartella. Para elf telah berkumpul di lapangan, seraya memperhatikan kedatangan para Calliana tersebut. Treysca melihat seorang wanita bergaun hijau-putih dengan wajah cantik dan bertelinga lancip. Sebuah kerudung putih menutupi rambutnya.  Disebelahnya, sebuah makhluk raksasa berzirah besi berdiri dan didampingi oleh Pangeran Neto yang nampak gugup,

        Selamat datang di Daerah Yang Terlupakan, Ratu Treysca! sambut wanita tersebut, Saya adalah Ratu Narwen Idisil. Di sebelah saya, adalah Tetua Kwelersokum

        Kwelersokum membungkuk, Senang bertemu dengan Anda, Ratu

        Treysca menganggukkan kepalanya, Kehormatan bagi saya untuk bertemu dengan Ratu Idisil yang legendaris

        Ratu High Elf itu menyahut, Anda terlalu memujisebaiknya kita masuk ke dalam balairung untuk membicarakan hal penting, Kedua Calliana itu mengangguk sebelum mengikuti iring-iringan tersebut menuju balairung,


------------###----------

Di Bellato HQ,
        Para partisipan Chip War kembali dengan lemas. Sistem PA bergaung,

        Federasi Bellato sangat kecewa dengan kekalahan ini! Kalian tidak berusaha keras! Bagi mereka yang melalaikan tugas, akan mendapat tindakan disipliner dari Komando Tertinggi! Hukuman akan diberikan! Tak lama kemudian, nada PA berganti:

        Para pejuang Chip War berikutnya, berjuanglah sekuat tenaga! Masa depan Federasi berada di tangan kalian! Kejayaan bagi Bangsa Bellato!!

        Di sebuah pub, Ranskye hanya menundukkan kepalanya dengan lemas. Ia baru saja mendengarkan ceramah Crescendo atas kegagalan mereka memenangkan Chip War. Setidaknya, tidak seorangpun yang tahu hubungannya dengan Clytemnestra. Lalu terdengar seseorang mengomel,

        Hu-uh, lagi-lagi dikuliahi Komandan! omel Armbold.

        Wajarlah, celetuk Brood yang sedang membaca sebuah buku tua, Kitakan kalah lagi dalam Chip War untuk kesekian kalinya. Komandan sendiri sepertinya ditegor oleh Archon Kai dan Warchon Veritas

        Shield Miller itu menukas, Jadi Komandan melampiaskannya kepada kita?

        Hidden Soldier itu mengangguk, Begitulah, yang jelas Komando Tertinggi sangat tidak puas dengan performa kita, Ran yang duduk tak jauh dari mereka lagi-lagi mengiyakan. Armbold menjatuhkan dirinya ke tempat duduk,

        Benar-benar hari sial! Orang macho sepertiku malah ketemu denganbanci dari Cora! Itu benar-benar menghina martabatku! Kali ini Brood hanya diam saja, meneruskan bacaannya. Ranger muda di sebelahnya bertanya,

        Brood, buku apa sih yang kau baca? Sepertinya asyik sekali

        Yang ditanya menjawab, Oh, ini buku dari Bumi kunoaku menemukannya di pasar loak. Ceritanya menarik sekali

        Tentang apa?

        Hidden Soldier itu berpikir sebentar, Mmmkalau tidak salah judulnyaHarryPott Sebelum Brood sempat menjawab, tiba-tiba ia dipeluk oleh seorang gadis,

        Naah, ketemu kau! seru gadis itu girang. Brood terpana,

        Vernitz? Gadis Bellato yang bernama Vernitz itu berkata, Aduh, Broodrajin sekali kau! Baca-baca meluluTunggu sebentar, bukankah itu koleksi bukuku?

        Dengan menyeringai, Brood menjawab, Aku pinjam sebentar Vernitz hanya mencibir,

        Yah, kumaafkan kali ini! jawab Armor Rider tersebut, sebelum berpaling kepada Armbold, Armbold, mengapa wajahmu masam sekali? Apakah karena insiden banci itu?

        Bukan urusanmu! tukas Shield Miller itu galak. Gadis Bellato itu tertawa,

        Aduh, kok galak sekali sih? Kemudian ia mengarahkan pandangannya kepada Ranskye, Dan kamu, Ran? Mengapa tidak bersama Maya?

        Aduh bagaimana ya? jawab yang ditanya cengegesan, Vernitz menatap Ran dengan tajam,

        Sebaiknya jangan terlalu lama, cinta itu tidak menunggu Tak lama kemudian, suara PA berbunyi dan sebuah panggilan datang:

        Perhatian! Perhatian! Peleton Crescendo diharap segera berkumpul!

        Yaa, keluh Armbold, Padahal baru sebentar santai

        Apa boleh buat, timpal Brood,  seraya mengangkat bahunya, Kita harus pergi! Vernitz, ini bukumu! Ia menutup buku yang dibacanya dan memberikannya pada Armor Rider wanita itu,

        Tidak apa-apa, ujar Vernitz, Nanti kutraktir! Ayo, Ran! Maka mereka semua meninggalkan pub tersebut.


------------###----------

Kembali ke Elan,
        Kedua Ratu nampak sedang berbicara empat mata di dalam balairung. Freysca menunggu di luar dengan beberapa Calliana Atroc, sementara para Elf warrior dan warlock menunggu. Kwelersokum dan Neto memutuskan untuk kembali ke tempat mereka. Freysca nampak gelisah; ia khawatir kakaknya akan bertindak gegabah.


------------###----------

        Jadi begitulah tujuan Persekutuan Novus, Ratu Idisil ujar Treysca menerangkan, Saya harap Anda mau mempertimbangkan kembali, Ratu High Elf tersebut diam sejenak, sebelum berkata,

        Saya mengerti, Ratu Treysca. Namun kami memutuskan untuk tidak bergabung dalam persekutuan tersebut. Para High Elf sudah lama hidup tenang; Tiga Bangsa tidak menganggu kamiselain itu yang sulit kami terima adalah Anda bergabung dengan para Herodian, musuh kami. Bahkan Yggdrasil masih dapat terlihat di daerah ini,


------------###----------

Di tempat lain,
        Sebuah pohon yang tinggi besar dan rimbun berdiri di atas bukit yang menghadap ke sebuah ngarai dimana para High Elf berdiam. Di batang pohon tersebut, nampak sesosok tubuh yang menyembul. Wajah makhluk itu sudah sama seperti kulit pohon tersebut.

        Apa kabar, Yggdrasil? sapa seseorang. Makhluk yang dipanggil Yggdrasil mengangkat kepalanya dan melihat Wazir Herodian di bawahnya. Ia ditemani oleh Warrior dan Spell Lazhuwardian.

        Lama tak bertemu dengan Andarupanya Anda sudah menjadi Wazir komentarnya acuh,

        Tentu, ujar Herodian muda itu, Apakah kau menikmati pemandangan ini?

        Yggdrasil menggeram, Aku akan lebih menikmatinya bilamana para High Elf *sensor* itu hancurkutukan merekalah yang membuatku di sini! Sebaiknya kau bebaskan aku!

        Seraya tersenyum, Wazir itu menjawab, Sabar, aku ingin sekali membebaskanmu! Tetapi demi rencana besar kita, kau harus bersabarakan tiba waktunya bagi para Elf itu,

        Tetapi kita mungkin memerlukan mereka, itupun tergantung dari diplomasi Ratu Treysca


------------###----------


Di Balairung High Elf,
        Sementara mendengarkan alasan Idisil, hati Treysca menjadi panas. Wanita Elf ini seenaknya saja memintanya untuk melupakan balas dendam. Tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk melupakan kenangan dimana Tiga Bangsa membantai orang tuanya dan menyisakan Freysca dan dia untuk hidup. Ia sadar bahwa tidak ada keinginan dari High Elf untuk bersekutu dengan mereka. Namun ia tidak sependapat! Di belakang punggung Treysca terselip sebuah belati tajam.

------------###----------


        Demikianlah Ratu Treysca! Saya harap Anda tidak tersinggung dengan penolakan saya ujar Idisil mengakhiri pembicaraannya, seraya bangkit dari kursi.

        Treysca menjawab, Tentu saja, posisi Anda dapat dimengerti!

        Kalau begitu, mari kita bersalaman Begitu keduanya mendekat, Ratu Calliana segera mencabut belati yang terselip di pinggangnya danlangsung menikam Idisil di hadapan orang banyak. Freysca terkejut melihatnya.

        Idisil hanya bisa menatap Treysca dalam keadaan sekarat, Mengapa? tanyanya lirih,

        Treysca menjawab dingin, Bawa nasihatmu ke neraka! Tidak mungkin aku membiarkan Tiga Bangsa begitu saja! Tidak setelah apa yang mereka lakukan kepada bangsaku! Tak ada yang boleh menghalangiku, termasuk kau! Tubuh wanita High Elf itu jatuh ke lantai

------------###----------


Di tempat lain,
        Para Cora yang telah mengikuti Chip War sebelumnya tertunduk lemas; sebuah suara berbicara di benak mereka:

        Ini tidak bisa diterima! Apakah kalian tidak malu menyebut diri kalian pengikut DECEM? Kalian hanya membuat malu Persekutuan Suci Cora!

        Mendengar itu, Clytemnestra mendesah. Semua juga mendapat teguran dari Quiane Khan, termasuk Archon Astra. Tak lama kemudian, seseorang mendatanginya. Ia berbalik,

        Oh, ternyata Anda Pendeta Teiresias, ujarnya lega. Dark Priest buta itu tersenyum,

        Tuan Putri terlalu memujisepertinya Anda sedang risau,

        Cly menjawab, Aku sedih karena kita kalah lagi dalam Chip War inisepertinya itu salahku,

        Tuan Putri jangan terlalu menyalahkan diri sendiri, kata wanita Cora yang lebih tua, Kalah atau menang itu biasa. Kita semua punya peranan dalam peperangan dan semua telah menjalankannya sekuat tenaga,

        Tetapi, Pendeta! Aku gagal dalam misi tersebut! Artinya aku tidak bisa membuktikan diriku pada Persekutuanitu hanya membuat malu nama Keluarga Ladenus,

        Hentikan! tegur Teiresias keras, sehingga Summoner muda itu terdiam. Pendeta wanita itu melanjutkan,

        Janganlah berkata bahwa Tuan Putri mempermalukan nama keluargamungkin bukan saatnya untuk itu. Tetapi akan ada waktu lainpercayalah!

        Clytemnestra mengangguk, Pendeta benar! Aku tidak boleh putus asa; aku harus berjuang!

        Teiresias memuji, Ini namanya semangat! Lalu Alcyone bergabung dengan mereka,

        Cly! Pendeta! Pemimpin Bangsa dan Archon telah menugaskan sesuatu kepada kita, Legiun Force katanya menginformasikan, Katanya ini penting

        Oh? Aku akan menghubungi mereka, ujar Dark Priest itu, yang kemudian terdiam sesaat. Kemudian ia berkata,

        Cly! Alcy! Ikut akukita akan menemui para Kartella!


------------###----------


        Ratu Treysca, apaka Anda mendengarkan saya? Suara tersebut mengejutkan Ratu Calliana itu dan ia melihatIdisil masih hidup dan sehat walafiat di depan matanya. Rupanya tadi itu hanya lamunannya saja. Dengan kecewa, ia berkata,

        Ya, teruskanlah Ratu Idisil Wanita High Elf itu mengangguk,

        Demikianlah, Ratu Treysca! Sebenarnya kami tidak ingin bergabung dengan Persekutuan anda, ia melanjutkan, Akan tetapipara magi kami telah melihat tanda-tanda yang tidak baik di masa mendatang. Mereka menganjurkan agar para High Elf harusmembuka diri. Undangan persekutuan ini lebih dari sekedar kebetulan. Setelah menimbang dan membicarakannya dalam musyawarah, aku, Narwen Idisil memutuskanuntuk bergabung dalam Persekutuan Novus,

        Hal itu membuat Treysca terkejut setengah mati. Ia tidak mengharapkan hal ini, tanpa usaha apapun para High Elf bergabung dengan mereka. Setengah tercekat, Calliana itu berkata,

        Sungguhbagus, Ratu! Kami ucapkanselamat datang di Persekutuan Novus

        Idisil membungkukkan badannya, Adalah kehormatan bagi kami untuk berjuang bersama Anda!

        Treysca berkata, Kalau begitu, mari kita berjabat tangan Kedua ratu tersebut berjabat tangan dengan disaksikan oleh semua orang. Freyscapun
menarik nafas lega!


------------###----------


Sementara di Bellato HQ,
        Peleton Crescendo telah bergabung dengan Divisi Baja ke-4. Zephyr dan Novem terlihat bersama-sama Crescendo. Ran baru saja datang dan sempat melihat Maya di antara yang lain. Ketika semua telah datang, berserker veteran itu mulai angkat suara,

        Semuanya! Lupakan tentang kekalahan di Chip War! Baru saja ada tugas dari Komando Tertinggi Bellato pada kita!

        Lima jam yang lalu, penjara militer Federasi telah dibobol! Dua tawanan telah meloloskan diri; yang pertama adalah Accretia dengan kode As02-R1-409518 dan yang lain adalah Cora! Misi kita adalah menangkap kedua buronan tersebut hidup atau mati!  Lalu Brood mengangkat tangannya,

        Pak, mengapa bukan petugas keamanan saja yang menangkap buronan tersebut?

        Zephyr segera menjawab, Rakyat sipil tidak perlu terlibat! Selain itu buronan Cora tersebut merupakan prioritas utama, walau buronan Accretia tersebut sama pentingnya! Paham?

        Semua menjawab, Paham!

        Crescendo menambahkan, Sekarang, semua bubar! Kita akan memulai pencarian kedua buronan tersebut sekarang!! Selagi semua orang pergi, Maya memanggil Ran, Ran!

        Ranger muda itu menoleh,Hei,ada apa?

        Gadis Bellato itu berkata, Aku Cuma ingin bertanya kabarmu? Aku tidak melihatmu di Chip War waktu itu

        Aku tekur Ran, sedang ada misibegitulah!

        Ya, sudah ujar Maya kembali, Kukira kau bertemu dengan dia

        Ah, mana mungkin? elak Ran, Tidak mungkin gadis itu kembali ke medan perangia pasti trauma setelah bersama dengan kita, Maya menjawab dengan sengit,

        Aku tidak mengkhawatirkannya! Aku cuma khawatir dengan kamu! Sudahlah, kita punya misi yang harus dijalankan! Ayo! Maka mereka berduapun pergi,

------------###----------


Di Cora Colony,
        Clytemnestra, Alcyone dan Ysmar bergabung dengan Legiun Force, yang menuju Terminal Pesawat Kartella. Meskipun anti-teknologi, Cora menoleransi Kartella karena merekalah yang mempunyai transportasi antar planet. Kartella sendiri tidak begitu disukai karena dianggap mencari untung di tengah-tengah peperangan. Setibanya di sana mereka melihat Syrissa berdebat dengan seekor Kartella bernama Meaty.

        Apa maksudmu dengan pesawat ini tidak beroperasi? tanya Warlock wanita itu sengit.

        Makhluk berbulu tebal dan berbadan bulat di depannya menjawab dengan nada tinggi, Pokoknya tidak ada transportasi ke Ether sampai permintaan kami dipenuhi! Titik! Kemudian mereka melihat tiga Cora berjalan ke arah mereka. Cly memberi hormat,

        Warchon, adakah yang bisa kami bantu?

        Syrissa mengangkat tangannya, Entahlah! Para Kartella menolak untuk membawa kita ke Ether, sampai permohonan mereka dikabulkan!
        Gadis itu memandang kepada agen Kartella yang hanya membuang muka, lalu ia berkata,

        Mungkin saya bisa bantuWarchon Syrissa,

        Warlock Cora itu berkata, Silahkan! Aku tidak mau berdebat dengannya lagi!  Clytemnestra mengangguk dan segera mendekati Meaty,
        Salam, nama saya Clytemnestra Ladenus katanya memperkenalkan diri,

        Meaty menoleh, Ah, kau dari Keluarga Ladenussetidaknya lebih beradab daripada wanita tadipanggil saja Pak Meaty atau Meaty saja.

        Gadis itu mengangguk,        Begini, Pak Meaty! Sebenarnya ada masalah apa sehingga Bapak tidak mau menjalankan transportasi ke Ether,

        Meaty menceritakan, Hanya hal sepelePersekutuan tidak memenuhi bagiannya dalam perjanjan bisnis dengan Kartella! Mereka seharusnya menyediakan daging Rex Cannibal sebagai komoditi, tetapi beberapa bulan ini pengiriman tersebut bermasalah. Maka Kartella memutuskan untuk menghentikan transportasi sampai pengiriman dilakukan kembali! Itu saja! Kok begitu saja repot?

        Kembali Clytemnestra mengangguk, Hanya itu saja, Pak Meaty?

        Ya! Begitu pengiriman Rex Cannibal pulih, kami akan melakukan transportasi kembali! Itu janjiku! sesumbar agen Kartella itu.

        Terima kasih banyak, Pak Meaty! ucap gadis Cora itu, Setelah itu, ia kembali kepada yang lain. Begitu ia menjelaskan, Syrissa berkata,

        Hanya itu saja? Kalau tahu begitu aku tidak perlu bertengkar dari tadi!

        Aiiih, buang-buang waktu saja! timpal Ysmar, Untung eik yang bicaraya sudah, kita berburu Rex Cannibal biar cepat beres masalah ini, Lalu Warchon itu berpaling kembali kepada Cly,

        Kerja yang bagus, Clytemnestra! celetuknya. Cly sendiri mengangguk; ia berhasil membuktikan dirinya kali ini.


------------###----------


Di tempat lain,
        Ranskye, Maya dan beberapa Berserker berhasil memergoki buronan Accretia, As02-R1-409518 sehingga terjadi pertarungan sengit. Accretia tersebut melawan dengan habis-habisan. Ranskye menghujaninya dengan panah,

        Double Shot!! Tembakan panah beruntun menancap di zirah Accretia tersebut.

        Wind Heal! Blind Sight! Maya ikut membantu dengan serangan Force-nya.

        Double Crash!! Bunyi besi remuk bergema di medan perang tersebut, tetapi cyborg musuh menolak untuk jatuh meskipun nyaris rusak berat. Akhirnya, Ranskye menarik panahnya dengan kekuatan penuh dan berseru,

        Destructive Shot!! Panah dengan kekuatan penuh meluncur ke sasarannya dan menembus leher Accretia tersebut. Kilatan-kilatan listrik keluar dan akhirnya buronan Accretia itupun roboh ke tanah.

        Phew, kukira bakalan tidak jatuh ujar Ranger muda itu mengusap peluhnya, Persis seperti Iapun terdiam ketika mengenang pertempurannya dengan Gungnir. Lupakan saja

        Maya mengatakan, Kamu tambah kuat, Ran! Kurasa kali ini Komando akan memperhatikanmu

        Yaah, aku sih hanya menjalankan tugas! Merekapun mendekat pada bangkai buronan tersebut. Begitu mendekat, tiba-tiba Accretia tersebut bangkit sehingga semuanya terkejut,

CONTOH KESADARAN UNIT:       
Scanning
Subyek Primer: Ranskye dari Bellato

        Buronan itu berkata, Ranskye dari Bellatoada pesan untukmu

        Dengan gagap, pemuda Bellato itu bertanya, P-pesandari siapa

        Accretia yang setengah mati itu menjawab, MaevedanNobuserititippesanuntukmu akanadabahayabesardi Mendadak, Accretia tersebut mengalami shutdown dan jatuh berkeping-keping di hadapan Ranskye dan Maya. Keduanya masih gemetar atas kejadian tersebut,

        A-apa maksudnya, Ran? Bukankah mereka itu Pemberontak yang kita pernah temui? tanya gadis Bellato itu ketakutan,

        Ran sendiri berujar, Aku sendiri tidak tahuapa maksudnya dengan bahaya besar?


------------###----------


Di sisi lain,
        Brood, Vernitz dan Armbold berhasil menyudutkan buronan Cora. Itupun dengan susah payah. Kemudian Shield Miller itu berkata,

        Brood, hubungi Komandan! Kita sudah mendapatkan buronannya!

        Hidden Soldier itu mengiyakan, Baik!

Buronan itu bangun dan berkata, Kalian terlambat!! Bomnya sudah kutanam di tempat yang takkan kalian temukan

        Armbold terkejut mendengarnya, Apa maksudmu?

        Cora tersebut mencibir, Huh, kalian orang-orang kafir telah membuat sesuatu yang membuat DECEM murka! Maka DECEM memutuskan agar kalian binasa dengan peralatan kalian sendiri. Aku telah mencuri sebuah bom nuklir dan mengaktifkannyaha ha ha!!

        Kau!!! teriak Shield Miller itu, Tunjukkan dimana bomnya atau kuremukkan wajah gantengmu itu! Buronan itu tertawa terbahak2,

        Terlambat! Bom akan meledak 10 menit lagi!! Sebaiknya kalian lari dari siniini adalah kehendak dari Persekutuan Novushahahahahahaah, selamat tinggal!!

        Tunggu!!! teriak Vernitz, tetapi dicegah oleh Brood yang berkata,

        Biarkan dulu! Aku baru saja menghubungi Komandan dan Mayor Zephyr; mereka mengonfirmasikan adanya bom itu! Untuk sekarang, kita harus melacak bom itu!

        Tetapi Brood, buronan itu protes Armbold,yang segera dipotong oleh Hidden Soldier itu,

        Biarkan saja kataku! Serahkan itu pada Ranskye dan Maya, sementara kita harus melacak lokasi bom tersebut. Kalau tidak, kita tidak punya tempat untuk melapor!!

        Ayo, naik ke MAUku! ajak Vernitz. Kedua Bellato itu segera menaiki RMAU-nya dan mulai menyisir daerah sekitarnya, tetapi mereka tidak sendirian! Nampak seluruh koloni dipenuhi oleh MAU yang melakukan perintah yang sama.


------------###----------


Di Elan,
        Treysca tengah menikmati segelas minuman di pesawat Kartella, puas atas keberhasilannya.
        Ini hal yang tidak disangka, Kak! Persekutuan kita bertambah kuat dengan bergabungnya High Elf! celetuk Freysca.
        Ini baru sebagian kecil, Freysca, jawab Ratu Calliana itu, Kita akan melihat musnahnya Bellato lebih dulu. Itupun harus berterima kasih pada para Pemberontak,
        Maksud Kakak? tanya Putri Calliana itu tidak mengerti,
        Rencana kita sudah dimulai! ujar Treysca


------------###----------

Catatan: Hehe, maaf klo baru update fanfic ini .Abis cuti, langsung ada pekerjaan seabrek! Jadi agak writers block. Beberapa bagian cerita ini diambil dari misi dalam Legend of Elven
Adegan Treysca menusuk Idisil itu hanya imajinasi semata. Selamat menikmati!
Kayzer76th

TOP

Go to Forum

Recommendation Close


RF-Foxtrot Chat Room

Buat yg mau chat, mau bahas apa aja, silakan disini. Tetap ingat no junk, no flame, no SARA, respect others. Thanks


Read More